Anda berada disini:Beranda/Intro/Indonesia Jadi Percontohan Pemberantasan Buta Aksara di Pakistan

Indonesia Jadi Percontohan Pemberantasan Buta Aksara di Pakistan

24.03.2019
905
Indonesia Jadi Percontohan Pemberantasan Buta Aksara di Pakistan (Foto: Pixabay.com/Anher)

Indonesia dianggap menjadi panutan bagi program pemberantasan buta aksara di Pakistan.

Hal ini mengemukan saat Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan (Bindik Akstara) Abdul Kahar menerima kunjungan delegasi Pakistan, di Sekretariat Ditjen PAUD dan Dikmas, Jakarta (12/3/2019).

Maksud kunjungan tersebut terkait sistem pendidikan di Indonesia yang dianggap berhasil mengatasi angka buta aksara.

“Indonesia layak dijadikan panutan (role mode) karena berhasil menuntaskan target pemberantasan tuna aksara lebih cepat," ujar Sekretaris Tambahan Kementerian Pertahanan Federal Pendidikan Islamabad, Syed Anwar Ul Hasan Bokhari.

“Selain telah mendapatkan penghargaan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) tahun 2012 silam. Indonesia juga memiliki luas wilayah dan letak geografis yang terdiri dari banyak pulau, suku bangsa dan adat istiadat sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi Pakistan untuk belajar dari Indonesia,” ujar Syed Anwar Ul Hasan Bokhari menambahkan.

Selama 8 (delapan) hari kunjungan, 16 delegasi Pakistan melakukan kunjungan ke Pusat Pengembangan (PP) PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Barat dan Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Delegasi Pakistan ini juga mengunjungi Pendidikan Keluarga untuk kawasan Asia Tenggara (ASEAN), atau Southeast Asian Ministers of Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and Parenting (SEAMEO CECCEP), serta beberapa lembaga atau Kementerian yang terkait pendidikan khususnya dibidang Nonformal dan Informal.

---

Sumber: Kemendikbud | Kompas.com

Share Content

 
Rating Konten
(0 pengunjung)
Kategori Menu
Label Konten

Cinta Indonesia adalah sebuah rasa yang seharusnya ada dalam setiap diri warganya

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

2 komentar

  • Victoraxiom
    19.10.2020
    Age of leftward off the mark us online pharmacy cialis hardware protects are correctional in delayed fount in many.
  • Several age after the institution of tadalfil on the market, researchers toyed with the melodic theme of
    a chronic, low-drug preparation to advance heighten spontaneousness.
    In 2008, Eli Lilly obtained FDA approving for the once-every day
    administration of tadalafil. In October 2011, tadalafil (Cialis) was
    besides approved to address benign prostatic hyperplasia (BPH) with or without ED.
    Avanafil (Stendra) was sanctioned in Apr 2012, offering
    an onslaught of action as early as 15 transactions afterwards governance and promote expanding discourse options for men with ED. http://lm360.us/

Berikan komentar

Pastikan anda memasukkan semua informasi wajib, yang bertanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.

loading...

  • Jangan-jangan Tuhan menyisipkan harapan bukan pada nasib dan masa depan, melainkan pada momen-momen kini dalam hidup

 

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018-2020 intronesia.com