Anda berada disini:Beranda/Jawa/DI Yogyakarta/Melestarikan Budaya Indonesia, Sekitar 3600 Penari Berpartisipasi Dalam Jogja Menari 2018

Melestarikan Budaya Indonesia, Sekitar 3600 Penari Berpartisipasi Dalam Jogja Menari 2018

27.12.2018
466
Ilustrasi Tari Ilustrasi Tari (Foto: Flickr/Yan Arief)

Sekitar 3600 penari ditetapkan untuk berpartisipasi dalam Jogja Menari, yang akan diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Model Yogyakarta (KATY) tahun 1993 di Yogyakarta pada hari Minggu, 23 Desember. Dikutip dari Tempo.co ribuan penari ini akan memecah rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pertunjukan tari jaranan dengan penari terbanyak.

Koordinator Jogja Menari, Renny Kusumowardhani, mengatakan acara KATY akan membantu melestarikan budaya Indonesia, terutama tarian tradisionalnya.

"Jogja Menari adalah gerakan massa untuk memberikan pendidikan tentang cinta budaya. Kami belajar tarian secara mandiri dari YouTube dan tampil serempak, dan ini adalah pertama kalinya di Yogya," kata Renny saat persiapan acara pada hari Selasa.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa tari jaranan dipilih karena dianggap sederhana dan mudah diikuti bahkan oleh mereka yang bukan penari terampil.

"Tari jaranan ini adalah ciptaan baru, terutama koreografi untuk Jogja Menari tahun ini. Inspirasi datang dari tari angguk kabupaten Kulonprogo tetapi disajikan dengan cara yang lebih menarik," kata Renny.

Acara ini juga bertujuan untuk membiasakan para pemuda dengan tarian tradisional Indonesia, selain dari hip-hop atau tarian K-Pop yang mungkin lebih mereka kenal, berkat smartphone dan tablet mereka.

"Kami berharap Jogja Menari dapat memotivasi para pemuda [Indonesia] untuk mempelajari tarian lebih lanjut," kata Renny, menambahkan bahwa seni asli Indonesia sering lebih dihargai oleh orang asing.

Seringkali berlatih menari di istana Yogya dengan maestro tari tradisional, Renny akrab dengan orang asing yang berada di kelas tari yang sama dengannya, beberapa dari mereka berasal dari Jerman dan Jepang. Melihat minat anak-anak Indonesia yang menurun dalam seni tradisional sendiri adalah apa yang memotivasi  Renny dan alumni SMA 1 Yogyakarta untuk mengadakan Jogja Menari dalam skala besar.

---

Sumber: Jakarta Post

Share Content

 
Rating Konten
(0 pengunjung)
Kategori Menu
Label Konten

just a girl who’s suffering from a growing flower inside her heart

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

1 komentar

  • Carmela
    20.11.2019
    It's very effortless to find out any matter on web as compared to books, as I found this paragraph at this website.

Berikan komentar

Pastikan anda memasukkan semua informasi wajib, yang bertanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.

  • Tangan dan hati harus menyatu. Apalah artinya tangan tanpa hati

 

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018-2019 intronesia.com