Anda berada disini:Beranda/Maluku dan Papua/Papua Barat/Teluk Triton, Surga Bawah Laut di Kaimana, Papua Barat

Teluk Triton, Surga Bawah Laut di Kaimana, Papua Barat

02.01.2019
1075
Paus Bryde menyukai perairan tropis dan hangat daripada perairan kutub Paus Bryde menyukai perairan tropis dan hangat daripada perairan kutub (Foto: natoox.com)

Selain Raja Ampat, Papua memiliki destinasi wisata lain yang tak kalah indah. Sebagian orang bahkan mengatakan tempat ini lebih indah dari Raja Ampat. Tempat wisata tersebut bernama Teluk Triton, terletak di Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Teluk Triton tersembunyi di dekat Kampung Lobo. Menyelam di Teluk Triton seperti masuk ke surga bawah laut dengan terumbu karang yang berwarna-warni. Jajaran pulau-pulau kecil dan batu karang yang ditumbuhi pepohonan hijau membuat pemandangan di sini semakin menawan.

Teluk Triton juga menjadi suaka bagi ikan paus bryde. Mereka mencari ikan-ikan kecil yang bersembunyi di sekitar teluk yang sepi ketika senja. Sesekali paus-paus itu menyemburkan air ke udara melalui lubang di punggungnya.

Lumba-lumba yang bermain dan meloncat ke atas air menjadi pemandangan yang menyegarkan saat perjalanan menuju atau keluar dari teluk ini.

Juga ada karang lunak yang bersinar di malam hari. Karang-karang itu menjadi salah satu daya tarik alam bawah laut Teluk Triton. Di kawasan ini terdapat 471 jenis karang, 16 di antaranya merupakan spesies baru.

Kekayaan laut kawasan ini memang luar biasa. Menurut data Conservation International (CI) Indonesia tahun 2006, perairan ini memiliki 959 jenis ikan karang dan 28 jenis udang mantis

Selain itu, terdapat terdapat peninggalan manusia prasejarah berupa gambar kepala dan telapak tangan manusia juga gambar binatang. Lukisan prasejarah itu berada di dinding tebing sepanjang satu kilometer. Tepatnya di dinding tebing yang menghadap Teluk Bicari.

Hingga saat ini, masih belum diketahui siapa yang membuat serta maksud dan makna dari lukisan itu, termasuk bahan yang digunakan. Lukisan kuno itu tidak luntur meski sudah berabad-abad usianya serta terkena semburan ombak.

Kini surga yang tersembunyi ini mulai dikenal oleh para ahli biologi laut dan para penyelam. Pada Oktober-Maret, kapal-kapal liveaboard membawa para penyelam asing datang ke Kaimana. Selain menikmati surga bawah laut, wisatawan bisa menikmati keindahan matahari terbenam.

Begitu menawannya pemandangan alam di tempat ini hingga ada yang menjulukinya sebagai 'The Lost Paradise' dan 'Kota Senja'. Kekayaan biota laut yang dimilikinya membuat Teluk Triton dijuluki 'The Fish Empire'.

---

Sumber: 1001indonesia

Share Content

 
Rating Konten
(1 Pilih)
Kategori Menu
Label Konten

malu disaat tidak dapat berkontribusi untuk bangsa ini, maka lakukanlah walau sekecil apa pun itu

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

3 komentar

Berikan komentar

Pastikan anda memasukkan semua informasi wajib, yang bertanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.

loading...

  • Keberhasilan itu adalah sebuah titik kecil yang berada di puncak segunung kegagalan. Maka kalau mau sukses, carilah kegagalan sebanyak-banyaknya

 

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018-2020 intronesia.com