Anda berada disini:Beranda/Page/intronesia - Bunga

Bunga

Cinta Indonesia adalah sebuah rasa yang seharusnya ada dalam setiap diri warganya

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam kompetisi game online Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Championship 2019 atau MSC 2019. Tim asal Indonesia berhasil menciptakan all Indonesia Final dan dimenangkan tim ONIC E-Sports.

Kompetisi game online Mobile Legends: Bang Bang yang se-Asia Tenggara ini diselenggarakan di Filipina selama 5 hari dan diikuti 12 tim dari 9 negara. Indonesia diwakili ONIC E-Sports dan Tim Lourve yang akhirnya bertarung di final.

"Selamat kepada ONIC E-Sports yang telah memenangkan MSC 2019! Mereka telah berjuang keras untuk menjadi pemilik sejati dari piala emas 24 karat! Mereka telah menunjukkan semangat dan tekad melalui turnamen agar meraih gelar tim MLBB terkuat di Asia Tenggara," ujar akun resmi Mobile Legends: Bang Bang dalam postingan akun Facebook resminya, Senin (21/6/2019), dikutip CNBC Indonesia.

Menurut laporan Okezone.com, Pertandingan Final MSC 2019 ini seolah menjadi pengulangan Final MPL ID Season 3 Mei silam, dimana Onic Esports dan Louvre Esports dipertemukan dalam Grand Final. Kemenangan akhirnya jatiuh pada Onic Esports yang berhasil melakukan 20 Kills, sementara Louvre haya 2 Kills.

Dengan kemenangan ini, ONIC E-Sports mendapatkan hadiah US$45.000. Adapun total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen yang sudah berakhir ini US$120 ribu atau setara Rp 1,68 miliar (kurs Rp 14.000).

---

Sumber:

  • https://www.cnbcindonesia.com/fintech/20190624145904-37-80251/berhadiah-rp-168-m-indonesia-jawara-mobile-legends-msc-2019
  • https://techno.okezone.com/read/2019/06/24/326/2070046/final-msc-2019-tim-mobile-legends-onic-esports-raih-juara

 

25.06.2019

Kopi menjadi minuman yang wajib diminum bagi beberapa orang untuk membangkitkan semangat atau agar tetap terjaga. Namun bagaimana jika meminum kopi ketika di ketinggian 35.000 kaki dengan racikan barista terkenal?

Maskapai Penerbangan Indonesia, Citilink, memberikan pengalaman yang berbeda dalam minum kopi. Citilink Barista On Board akan memberikan kejutan kepada penumpangnya.

Salah satu barista terkenal di Indonesia dipilih untuk melayani penumpang pada penerbangan perdana Citilink Jakarta-Phnom Penh pada hari Jumat, 21 Juni 2019. Citilink mengajak para penumpang untuk menikmati kopi buatan Muhammad Aga di ketinggian 35.000 kaki.

Muhammad Aga merupakan Juara Indonesia Barista Championship 2018 yang dihelat di Bali. Ia juga pernah mewakili Indonesia dalam kejuaraan world Barista Championship di Belanda.

Awak kabin memberikan kejutan tersebut ketika para penumpang mulai bersantai diatas 35.000 kaki. Pria kelahiran tahun 1991 itu dengan sigap meracik kopi pilihan penumpang, aroma kopi pun memenuhi kabin pesawat.

Kopi yang digunakan oleh Barista on Board adalah perpaduan kopi arabika (70%) dan Kerinci Sumatra (30%). Menu kopi yang ditawarkan adalah kopi hitam/filter coffee, kopi susu, mocha, ice caramel latte, dan Citilink Signature Coffee yang terbuat dari perpaduan antara espresso, ekstrak buah, air tonik, dan irisan jeruk.

---

Sumber: Bisnis.com, travelandleisure.com

23.06.2019

Api berwarna biru tersebut merupakan gas bumi yang dipasok oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) ke sentra-sentra umkm di wilayah Cirebon, khususnya Klitik Irwan.

Menurut pengawas Klitik Irwan Ahmad Fauzi sentra produksi makanan ringan Klitik Irwan ini telah menggunakan jaringan gas bumi selama 22 tahun, jaringan yang dipasok oleh PGN mengalir tanpa henti selama 24 jam, sehingga tidak ada kekhawatiran kehabisan bahan bakar saat memasak atau mengemas makanan.

Dalam sehari klitik Irwan mampu memproduksi ribuan kilogram makanan yang di jual ke berbagai daerah di pulau Jawa. Dengan gas bumi sentra produksi tersebut mampu meningkatkan daya saingnya.

Menurut Direktur Utama PGN Gigih Prakoso penggunaan jaringan gas bumi meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat, khususnya kota Cirebon merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Jawa Barat. Selain itu gas bumi jauh lebih hemat, murah serta aman dibanding bahan bakar lainnya.

PGN juga konsisten membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km.

PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen, seperti pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan rumah tangga yang tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.

---

Sumber Foto: antarafoto.com/ Agung Rajasa

17.06.2019

Ada banyak jenis puasa yang dijalani orang Jawa. Ada puasa mutih, ngebleng, ngrowot, ngidang, dan lain-lain. Meski demikian, semua jenis puasa yang ada sebenarnya memiliki kesamaan. Puasa bagi orang Jawa merupakan tindakan untuk menyadari dan membatasi apa saja yang masuk ke dalam diri dan keluar dari dalam diri manusia.

Bagi orang Jawa, puasa atau tirakat menjadi sarana untuk memperbaiki kualitas hidup seseorang. Dasar dari laku puasa adalah adanya kesadaran bahwa manungso iku panggonane salah lan luput (manusia adalah tempatnya salah).

Untuk itu, kita harus eling lan waspada dan selalu bersikap rendah hati. Namun, untuk eling lan waspada dan memiliki kerendahatian bukan soal mudah, terutama ketika kita larut dalam kehidupan keseharian. Kita perlu melatihnya. Salah satu caranya dengan puasa.

Puasa bagi orang Jawa merupakan cara untuk mengambil jarak dengan kehidupan sehari-hari. Manusia perlu mengambil jarak dari kehidupan sehari-hari untuk menemukan dirinya. Menjaga jarak merupakan cara agar manusia menjadi sadar karena larutnya kita dalam keseharian hidup mengeruhkan kesadaran.

Ketika kita mengidentikkan diri kita dengan perasaan-perasaan yang kita alami, seperti suka dan duka, bahagia dan sengsara, kita tidak akan pernah sampai pada pengetahuan mengenai diri kita yang sebenarnya. Saat kita tidak memiliki pengertian tentang diri sendiri, kita hidup dalam ilusi. Orang yang hidup dalam ilusi, jangankan memperbaiki kesalahan, menyadari bahwa dirinya melakukan kesalahan saja tidak mampu.

Dalam arti ini, puasa bagi orang Jawa merupakan sarana agar diri manusia tidak terbelenggu dalam dunia keseharian, senantiasa mengingat sangkan paraning dumadi dan apa yang menjadi tujuan kita hidup di dunia ini.

Dengan mengambil jarak dari kehidupan sehari-hari, manusia mampu melihat secara jernih hidupnya, mengevaluasinya, dan memberi makna padanya. Karena, seperti kata Sokrates, “Hidup yang tidak dievaluasi, tidak layak untuk dihidupi.”

Puasa bagi orang Jawa juga merupakan upaya untuk mengendalikan hawa nafsu. Kesadaran manusia dapat dikacaukan oleh hawa nafsu. Oleh sebab itu, manusia membutuhkan sesuatu yang mampu memperlemah hawa nafsunya. Itu sebabnya, puasa juga disebut sebagai upaya untuk belajar mati yang berarti “mematikan” hawa nafsu yang ada dalam diri manusia sebagai cara untuk mengendalikannya.

Puasa yang kita jalankan dengan sepenuh hati akan membuat kita lebih berdaya untuk mengendalikan hawa nafsu kita. Mengekang hawa nafsu bukan berarti kita sudah tidak lagi memiliki nafsu-nafsu itu karena kita membutuhkannya dalam kehidupan kita di dunia ini. Namun, kita tidak lagi terikat padanya.

Nafsu-nafsu itu tidak lagi menjadi pendorong utama dalam kita bertindak. Kita tidak lagi dikuasai oleh perasaan. Dengan demikian, kita mampu bertindak atas dasar pemikiran yang rasional yang terarah pada kebaikan.

Kemampuan untuk bertindak tidak hanya karena dorongan instingtual saja, tapi karena tindakan itu dinilai membawa kebaikan merupakan ciri khas manusia yang membedakannya dari binatang. Dengan demikian, puasa bagi orang Jawa juga dapat berarti sebagai  upaya manusia untuk menjadi lebih manusiawi.

Seorang filsuf dari Ceko,Patocka, mengungkapkan bahwa apa yang membuat manusia sebagai [M]anusia adalah kemampuannya untuk melihat baik dan buruk. Kegiatan yang dilakukan manusia bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan alamiahnya secara instingtual saja. Manusia bertindak atas dasar apa yang menurutnya baik.

Namun, amat sering penilaian manusia tidak jernih karena ditutupi oleh nafsu serakah dan egoisnya. Batas baik dan buruk serta benar dan salah menjadi kabur, digantikan oleh apa yang menyenangkan dan tidak menyenangkan. Dalam arti ini, puasa sebagai sarana untuk mengekang hawa nafsu manusia berfungsi untuk menjernihkan kembali penilaian manusia atas yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah.

Selain itu, bagi orang Jawa, puasa juga merupakan sebuah bentuk penghargaan terhadap tubuh. Banyak orang yang memandang bahwa nafsu-nafsu berasal dari tubuh manusia. Bagi orang Jawa, tubuh pada dirinya sendiri bersifat suci. Kebertubuhan merupakan cara mengada manusia. Dengan bertubuhlah manusia dapat ada di dunia. Hasrat untuk makan, minum, dan lain-lain itu ada semata untuk keberlangsungan hidup manusia.

Dan bukan tubuh yang menjadi asal-muasal nafsu-nafsu, tapi pikiran manusia. Nafsu berasal dari keterikatan diri manusia pada hal-hal yang bersifat jasmanisah. Pikiranlah yang membuat hasrat-hasrat untuk makan, minum, dan seks yang awalnya hanya untuk keberlangsungan hidup kemudian berkembang tak terbatas menjadi semacam bentuk keserakahan dan egoisme.

Karena berkembangnya nafsu-nafsu ini, manusia acap kali memasukkan hal-hal yang tidak menyehatkan ke dalam tubuhnya. Makanan, minuman, dan seks yang dicari terus-menerus tanpa batas dan tak mengenal titik puas pada akhirnya menghancurkan diri manusia sendiri.

Anda tahu, saat ini bukan kelaparan dan wabah penyakit menular yang menjadi masalah besar di dunia, tapi obesitas dan penyakit-penyakit tak menular yang diakibatkan oleh salahnya pola hidup dan pola makan manusia.

Di sinilah gunanya puasa. Dengan menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh, kita sebenarnya memuliakan tubuh. Kita hanya memasukkan ke dalam tubuh apa saja yang menyehatkan dan dalam porsi yang sebatas dibutuhkan. Bukankah ada hadis yang mengatakan, “Makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang.” Orang Jawa punya peribahasa, “Sumarah urip iro, raga amung sadermo.”

Terakhir, bagi orang Jawa puasa tak hanya berguna bagi orang yang melaksanakannya saja, tapi juga berguna bagi orang-orang di sekelilingnya.

dr. Radjiman Wedyodiningrat pada Kongres Permusyawaratan Perguruan I (Juni 1953) mengungkapkan bahwa sebab utama segala kekacauan adalah tabiat yang berkeinginan atau pamrih. Manusia yang bersikap pamrih adalah manusia yang hanya mau bertindak jika tindakan itu menguntungkan dirinya.

Mengapa menghilangkan pamrih itu penting? Benar kita hidup sebagai individu yang harus mengupayakan kebaikan-kebaikan bagi diri kita sendiri. Namun, kita tidak hidup sendiri. Kita hidup bersama yang lain dan hanya dapat menjadi bahagia ketika kita menjadi bagian yang bermakna dalam kehidupan bersama. Sekali lagi, kita menemukan makna hidup kita saat kita hidup bersama yang lain.

Lagi pula, kita membutuhkan orang lain karena pada dasarnya tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk saling mengisi karena manusia memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Untuk itu, kita perlu bekerja sama dengan orang lain.

Untuk menjalin kerja sama yang baik, kita perlu membina hubungan yang harmonis dengan orang-orang lain di sekitar kita dengan cara saling peduli. Sebaliknya, sikap pamrih yang berlebihan atau sikap mementingkan diri sendiri akan membuat perpecahan dalam kehidupan bersama.

---

Sumber: https://1001indonesia.net/puasa-bagi-orang-jawa

17.06.2019

Hari Lebaran sebagai hari kemenangan selalu disambut meriah oleh umat Muslim di Indonesia. Idulfitri dirayakan dengan perasaan suka cita, hingga ada beberapa tradisi unik sambut Lebaran khas masyarakat Indonesia.

Selain mudik, tradisi Lebaran di Indonesia juga disambut dengan melakukan berbagai kegiatan dan tradisi unik. Berikut ini tradisi unik dan menarik di berbagai daerah Indonesia untuk menyambut satu Syawal.

Garebeg Syawal

Tradisi Grebeg Syawal merupakan sebuah kegiatan turun temurun yang dilakukan oleh warga Yogyakarya untuk menyambut momen satu Syawal.

Grebeg Syawal adalah upacara adat keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang digelar tiap 1 Syawal. Upacara ini biasanya dilangsungkan di sekitar Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta seusai dilaksanakannya sholat Idulfitri berjamaah.

Tradisi Grebeg Syawal merupakan simbol Hajad Dalem (sedekah) serta kedermawanan Sultan kepada rakyatnya. Inti upacara ini adalah pelepasan Gunungan Lanang yang kemudian diperebutkan oleh masyarakat.

Bakar Gunung Api

Masyarakat suku Serawai di Bengkulu memiliki tradisi unik sambut Lebaran yang disebut ronjok sayak atau bakar gunung api. Batok kelapa yang disusun tinggi menjulang dibakar pada malam menjelang Idulfitri.

Kegiatan membakar susunan batok kelapa ini dilakukan di depan rumah warga. Setiap rumah bahkan membuat lebih dari satu “gunung api”.

Tradisi ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Batok kelapa menyimbolkan ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai doa bagi arwah para leluhur yang telah meninggal. Kegiatan membakar susunan batok kelapa ini dilakukan saat malam takbiran setelah shalat Isya.

Tradisi Badha Kupat

Tradisi ini digelar oleh masyarakat Kudus. Badha artinya lebaran atau hari raya Idulfitri, sedangkan kupat berarti ketupat. Keseluruhan makna kata Badha Kupat adalah lebaran atau hari raya yang menjadikan ketupat sebagai makanan sajian khasnya.

Yang unik adalah waktu diadakannya lebaran ketupat di Kudus tidak seperti di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia. Jika lebaran ketupat di daerah atau kota lain berbarengan dengan hari raya Idulfitri, di Kudus tidak.

Lebaran ketupat di Kudus mengambil waktu tujuh hari atau seminggu setelah hari raya Idulfitri pertama (H+7 lebaran).

Pukul Manyapu

Pukul Manyapu atau Baku Pukul Manyapu merupakan tradisi unik pertunjukan saling pukul menggunakan sapu ijuk yang diadakan untuk merayakan Idulfitri. Tradisi ini digelar oleh masyarakat Desa Mamala dan Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, setiap 7 Syawal dalam penanggalan Hijriyah.

Tradisi Pukul Manyapu sudah ada sejak abad ke-17. Seorang tokoh agama Islam Maluku bernama Imam Tuni menciptakan atraksi ini sebagai perayaan keberhasilan pembangunan masjid di negeri Mamala.

Asal muasal tradisi ini juga dikaitkan dengan sejarah perjuangan Kapitan Telukabessy beserta pasukannya pada Perang Kapahaha melawan VOC Belanda pada 1636 hingga 1646.

Kapahaha merupakan benteng alami berupa bukit batu terjal yang terdapat di hutan Negeri Morela. Kapahaha menjadi benteng terakhir yang jatuh ke tangan Belanda di Pulau Ambon. Perang berakhir ketika Belanda berhasil mengalahkan pasukan Kapitan Telukabessy dan menguasai benteng.

Asal muasal tradisi ini juga dikaitkan dengan sejarah perjuangan Kapitan Telukabessy beserta pasukannya pada Perang Kapahaha melawan VOC Belanda pada 1636 hingga 1646.

Kapahaha merupakan benteng alami berupa bukit batu terjal yang terdapat di hutan Negeri Morela. Kapahaha menjadi benteng terakhir yang jatuh ke tangan Belanda di Pulau Ambon. Perang berakhir ketika Belanda berhasil mengalahkan pasukan Kapitan Telukabessy dan menguasai benteng.

Pejuang yang tertangkap dalam penyerbuan itu dijadikan tawanan di Teluk Sawatelu. Kapitan Telukabessy berhasil lolos, tapi ia diberi pilihan menyerahkan diri atau para tawanan dibunuh. Pada 19 Agustus 1946, Telukabessy menyerahkan diri. Ia dihukum gantung di Benteng Victoria Ambon pada 13 September 1946.

Sepeninggal Telukabessy, tawanan Kapahaha dibebaskan Belanda pada 27 Oktober 1646 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Beberapa tokoh ditahan di Makassar dan Batavia. Sisanya, pulang ke daerah asal.

Pada perpisahan inilah, terjadi pukul sapu secara spontan sebagai ungkapan rasa sedih. Perih di badan karena lecutan sapu menjadi perlambang kerasnya perjuangan yang disertai dengan pengorbanan jiwa raga.

Kerasnya genggaman serta kuatnya pukulan menjadi perlambang tekad kuat untuk tetap menolak semua bentuk penjajahan dan kerja sama dengan Belanda. Seusai melakukan pukul sapu, mereka saling berpelukan sambil berikrar untuk saling mengingat dan bertemu kembali setiap 7 Syawal.

Tumbilotohe

Tumbilotohe merupakan tradisi unik sambut Lebaran masyarakat di Gorontalo. Istilah tumbilotohe berasal dari bahasa Gorontalo tumbilo yang berarti memasang dan tohe berarti lampu.

Perayaan yang sudah menjadi tradisi sejak abad ke-15 ini diselenggarakan pada tiga malam terakhir sebelum Hari Raya Idulfitri. Awalnya, lampu-lampu itu dinyalakan sebagai  penerang jalan bagi warga setempat yang ingin membayar zakat fitrah ke masjid saat malam hari.

Menyalakan lampu pada perayaan Tumbilotohe juga merupakan simbol bahwa setiap manusia menyambut Idulfitri dengan jiwa dan hati yang bersih, serta terang benderang.

Perayaan yang berlangsung turun-temurun ini menjadi hiburan tersendiri bagi penduduk Gorontalo, terutama anak-anak. Saat memasang lampu, anak anak akan melantunkan pantun yang berbunyi, “Tumbilo tohe, pateya tohe, ta mohile jakati bubohe lo popatii.

Lampu yang digunakan kebanyakan berupa lampu minyak tanah di dalam botol bekas, sampai kreasi ramah lingkungan yang menggunakan kerang bekas. Umumnya, pemasangan lampu ini dilakukan sejak magrib sampai menjelang subuh.

Saat tradisi ini berlangsung, seluruh Kota Gorontalo menjadi terang benderang. Lapangan, alun-alun kota, hingga kawasan masjid selalu menjadi pusat keramaian penduduk Gorontalo.

Tellasan Topak

Tellasan topak atau lebaran ketupat merupakan puncak perayaan Idulfitri masyarakat Madura. Tellasan topak biasanya dirayakan seminggu setelah Hari Raya Idulfitri. Momen ini dirayakan dengan berbagai macam kegiatan, seperti mengunjungi objek wisata, saling mengantar ketupat kepada sanak saudara dan tetangga, naik perahu, dan lain-lain.

Setiap daerah di Pulau Madura memiliki cara tersendiri dalam merayakan Tellasan Topak. Di Bangkalan, misalnya, warga saling antar ketupat dan lepet kepada tetangganya. Usai berlebaran, masyarakat berekreasi.

Sementara itu, di Kamal, masyarakat setempat menggelar tradisi naik perahu mengitari perairan Kamal. Tradisi ini disebut dengan lomban. Biasanya, pemilik menghiasi perahunya dengan umbul-umbul warna-warni. Di antara tiang perahu digantungi berbagai makanan khas Tellasan Topak.

Binarundak

Binarundak karena kegiatan yang dilakukan adalah membakar binarundak atau lemang. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap tahun pada hari ketiga setelah lebaran oleh warga di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Sebenarnya, tradisi ini baru dilakukan secara rutin beberapa tahun belakangan. Namun, kebiasaan ini terus digalakkan hingga menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap tahun. Saat ini, tradisi ini sudah menjadi ikon dengan didirikannya sebuah Tugu Binarundak setinggi 18 meter. Tugu tersebut telah diresmikan oleh Walikota Kotamobagu pada 2 Agustus 2014.

Tradisi Binarundak dimulai pada pagi hari. Para wanita akan terlihat mulai sibuk meracik bumbu dan beras ketan yang akan dibakar dalam bambu.

Sementara para pria menyiapkan tempat pembakaran binarundak, termasuk apa saja yang dibutuhkan untuk membakar nanti. Sebelum bambu diisi dengan beras ketan, bagian dalam bambu akan dilapisi oleh daun pisang terlebih dahulu.

Rasa binarundak ini sangat gurih karena terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan santan dan rempah-rempah. Proses pembakarannya membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Selama proses pembakaran, bambu harus sering diputar agar pembakaran dapat merata ke seluruh sisi bambu.

Tradisi ini terus dipertahankan karena mampu membangkitkan suasana keakraban antarwarga saat melakukan kegiatan pembakaran binarundak. Banyak warga yang merantau ke daerah lain pulang saat lebaran. Dengan adanya tradisi ini, semua warga yang merantau akan dapat saling berbaur bersama dan saling bersilaturahmi.

Bakar Ilo Sanggari

Dalam menyambut hari raya Idulfitri, masyarakat NTB menggelar ritual Bakar Ilo Sanggari. Ilo Sanggari merupakan lentera yang terbuat dari sebilah bambu yang dililit dengan minyak biji jarak pagar.

Lentera tersebut dinyalakan dan dipasang di sekeliling rumah sehingga rumah bercahaya dengan nyala api. Masyarakat NTB percaya bahwa dengan menyalakan lentera, malaikat dan roh leluhur akan datang dan memberikan berkah di hari Lebaran.

Ngejot

Istilah ngejot dalam bahasa Bali berarti memberi. Ngejot merupakan tradisi memberikan makanan menjelang hari raya kepada tetangga yang berbeda agama. Penganut agama yang akan merayakan hari rayanya akan mengantar aneka rupa makanan khas Bali, baik berupa camilan ataupun makanan berat, yang disebut dengan jotan.

Saat hari raya Lebaran, orang-orang Islam di beberapa daerah Buleleng melakukan tradisi ngejot kepada tetangganya yang beragama Hindu. Begitu pula masyarakat Hindu di Buleleng, saat hari raya Galungan, Kuningan, atau hari raya lainnya, mereka juga ngejot, yaitu memberikan makanan, buah-buahan atau jajanan kepada masyarakat muslim tetangganya.

Ngejot tidak hanya berfungsi untuk membagi makanan, tetapi juga untuk membagi kebahagiaan. Saat mengantarkan ngejot, orang akan memberikan selamat pada yang
merayakan hari raya. Dalam hal ini, ngejot merupakan tradisi lokal dalam merayakan keberagaman di Bali. Perbedaan tidak dianggap sebagai batasan, tetapi sebagai sarana untuk saling mengisi.

---

Sumber: https://1001indonesia.net/tradisi-unik-sambut-lebaran-yang-hanya-ada-di-indonesia

17.06.2019

Akan ada sesuatu yang berbeda di Ronde 6 MotoGP di sirkuit Mugello, Italia akhir pekan ini. Bukan sekedar ajang bergengsi pembalap Italia, seperti Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Franco Morbidelli, Franco Bagnaia dan Andrea Iannone. Namun juga diikuti oleh beberapa pembalap Indonesia.

Mereka adalah Dimas Ekky Pratama (Moto2), Gerry Salim (Moto3), dan Mario Suryo Aji yang di MotoGP Italia. Mario sendiri akan tampil di supporting race Red Bull Rookies Cup.

Mario Suryo Aji akan ikut berkompetisi di ronde ke-2 Red Bull Rookies Cup Italia, dengan motor KTM RC250. Dimas Ekky Pratama akan menggunakan motor Moto2 Kalex Triumph 765 cc dan Gerry Salim akan mengandalkan motor Honda NSF250R.

Di Sirkuit Italia tersebut, Mario akan lebih dulu bertanding. Ia hanya menjalani satu race Red Bull Rookie Cup Italia pada hari Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 21.30 WIB.

Sedangkan dua kawannya, Gerry Salim dan Dimas Ekky Pratama, akan bertanding di keesokan harinya, Minggu (2/5/2019) pukul 16:00 WIB (Moto3) dan 17:20 WIB (Moto2).

---

Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/05/29/tiga-anak-bangsa-akan-ramaikan-motogp-italia

29.05.2019

Perusahaan kereta api milik negara PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan generasi baru kereta sleeper dengan nama Luxury 2. Sesuai namanya, kereta ini memang memiliki fasilitas mewah dibandingkan kelas eksekutif.

Kereta mewah pertama produksi PT INKA itu pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 2018. Saat ini, kereta sleeper Luxury 1 dirangkaikan dengan kereta Argo Bromo Anggrek Luxury relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi.

Kemudian, pada momentum yang bersamaan, yakni jelang musim angkut Lebaran, KAI kembali mengeluarkan Luxury 2 yang resmi beroperasi Minggu (26/5/2019).

PT Kereta Api Indonesia meluncurkan generasi baru kereta sleeper dengan nama Luxury 2. Sesuai namanya, kereta ini memang memiliki fasilitas mewah dibandingkan kelas eksekutif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dibanderol Rp 750.000, Ini Fasilitas Mewah Kereta Sleeper Luxury 2", https://money.kompas.com/read/2019/05/27/092319626/dibanderol-rp-750000-ini-fasilitas-mewah-kereta-sleeper-luxury-2.
Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Erlangga Djumena
PT Kereta Api Indonesia meluncurkan generasi baru kereta sleeper dengan nama Luxury 2. Sesuai namanya, kereta ini memang memiliki fasilitas mewah dibandingkan kelas eksekutif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dibanderol Rp 750.000, Ini Fasilitas Mewah Kereta Sleeper Luxury 2", https://money.kompas.com/read/2019/05/27/092319626/dibanderol-rp-750000-ini-fasilitas-mewah-kereta-sleeper-luxury-2.
Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Erlangga Djumena

Kali ini, kereta sleeper dirangkaikan ke empat kereta, yaitu kereta Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan, kereta Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan, kereta Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta, dan kereta Gajayana relasi Gambir-Malang.

Dalam Luxury 2, setiap kursi memiliki kapasitas berbaring 140 derajat. Ini juga dilengkapi dengan soket daya dan port USB, yang memungkinkan penumpang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka selama perjalanan delapan jam.

Selama masa promosi, PT KAI menawarkan harga khusus Rp 750.000 untuk tiket sekali jalan hingga 26 Juni.

“Harga termasuk makanan, makanan ringan dan minuman gratis,” kata Presiden Direktur PT KAI Edi Sukmoro.

---

Sumber: https://www.thejakartapost.com/travel/2019/05/27/new-luxury-sleeper-trains-include-free-flow-snacks-entertainment-units.html

28.05.2019

Sabtu, 25 Mei 2019 lalu, Sheikh Hasina selaku Perdana Menteri Bangladesh meresmikan Kereta Api baru Panchagarh Express. Kereta buatan PT INKA Indonesia ini melayani jalur kereta api terpanjang Bangladesh. Kereta buatan PT INKA Indonesia ini menghubungkan ibu kota Dhaka dengan kota Panchagarh di ujung barat laut negara tersebut.

“Kereta api buatan PT INKA Indonesia telah membantu Bangladesh dalam meningkatkan konektivitas antarkota di Bangladesh,” kata Rina Soemarno, selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Bangladesh.

Sebelumnya, pada 25 April 2019 telah dilaksanakan peluncuran kereta api Bonolota Express yang melayani jalur Rajshahi-Dhaka nonstop.

Gerbong-gerbong kereta api buatan PT INKA merupakan bagian dari 250 gerbong KA penumpang yang dipesan Bangladesh dan selesai pada tahun 2019 ini.

“Bangladesh membutuhkan lebih banyak kereta penumpang modern untuk meningkatkan konektivitas antarkota dan provinsi di seluruh negeri. Pada saat yang sama, jaringan kereta api di Bangladesh akan semakin diperluas dan dimodernisasi untuk menunjang program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup rakyat,” ujar PM Sheikh Hasina yang dikutip dari SindoNews.

Dubes Rina Soemarno juga menekankan bahwa Indonesia siap untuk terus mendukung pengembangan dan modernisasi sistem perkeretaapian Bangladesh.

---

Sumber : SindoNEWS

27.05.2019

Sudah nonton film John Wick? Film yang menampilkan aksi laga-laga yang terus memukau penontonnya.

Kali ini film laga John Wick 3 yaitu film laga dengan bintang utama Keanu Reeves, mengangkat dua pesilat Indonesia, Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Keanu Reeves menyebut kedua sosok tersebut, "luar biasa."

Dalam film laga ini, karakter John Wick berhadapan "dua lawan satu" melawan Cecep dan Yayan yang menggunakan sejumlah jurus silat.

Melalui trailer film yang telah diputar perdana di New York tanggal 9 Mei lalu, dua bintang silat Indonesia ini menggunakan senjata tradisional karambit, tak seperti lawan lainnya yang lebih banyak menggunakan senjata api.

Dalam pembuatan film ini, Cecep mengatakan sutradara Chad Stahelski "ingin menunjukkan (bela diri) khas Indonesia" dan mempersilakan mengubah gerakan-gerakan sesuai dengan jurus-jurus silat.

Film ini merupakan lanjutan dari John Wick 2, yang pada pengujung film menceritakan dimulainya perburuan para pembunuh bayaran dunia terhadap karakter John Wick dengan bayaran USD 14 juta.

Tidak hanya itu, Yayan dan Cecep bahkan tidak melalui proses casting karena pihak produser sudah melihat aksi-aksi mereka melalui film-film yang mereka bintangi seperti The Raid 1 dan 2.

Selain itu; juga ada beberapa percakapan menggunakan bahasa Indonesia. Tentu ini sangat membanggakan Indonesia dan semakin membuat orang semua tahu akan budaya dan kesenian Indonesia

---

Sumber: BBC, Tribunnews, Detikhot.com

21.05.2019

Hallo sobat wisata... lagi pada liburan kemana? Atau ada yg masih bingung mau liburan kemana? Dari pada bingung, yuk coba Kita Explore Pangandaran. Banyak destinasi-destinasi seru loh yang patut untuk kalian kunjungi! Kuy berangkat!

20.05.2019

Pelari muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri dipastikan lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo setelah sukses melewati limit Olimpiade 2020 yaitu 10,05 detik dalam nomor 100 meter. Zohri mencatatkan waktu 10.03 detik dalam nomor 100 meter di ajang Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Minggu (19/5).

Catatan 10,03 detik yang dibuat Zohri membuat dia berhasil memecahkan rekor nasional atas nama dirinya yaitu 10,13 detik. Tidak hanya di level nasional, catatan waktu Zohri juga mampu menjadi yang terbaik di level Asia Tenggara.

Pada babak final Seiko Golden Grand Prix 2019 Zohri berhasil finis di peringkat ketiga di belakang Justin Gatlin (Amerika Serikat) dan Yoshinide Kiryu (Jepang). Gatlin merupakan salah satu pelari veteran asal Amerika Serikat yang berhasil meraih medali emas pada Olimpiade 2004 dan perak pada Olimpiade 2016.

"Lalu Zohri fix lolos ke Tokyo karena catatan catatan waktunya di Osaka masuk limit. Limit Olimpiade 10,05 detik. Kejuaraan di Osaka masuk kualifikasi Olimpiade," ujar Hendri Firzani, Humas PB PASI dikutip dari CNN Indonesia.

Sekretaris Jenderal PB PASi, Tigor Tanjung iktu mengapresiasi hasil kerja keras Zohri yang mampu membuahkan prestasi bagi Indonesia.

"Semoga seiring dengan peningkatan prestasi atlet-atlet kita dapat dapat berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi bergengsi supaya dapat juga mengumpulkan skor kualifikasi Olimpiade 2020," kata Tigor.

---

Sumber: https://bolalob.com/read/115453/lalu-muhammad-zohri-lolos-ke-olimpiade-2020

20.05.2019

Through the mountains and waterfalls, Medan's epic landscape is an admirable wonder that you should never miss. #WonderfulIndonesia

11.05.2019
Halaman 1 dari 6

loading...

  • Dalam dunia penuh pura-pura, anak muda sibuk memisahkan dusta dari kata

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018 intronesia.com