Anda berada disini:Beranda/Page/intronesia - Super User

Super User

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, apa jadinya jika saling berburuk sangka, walaupun tak kenal baiknya berbaik sangka



07.12.2018

intronesia

  • Alamat Mitra Matraman A1/15 Jl. Raya Matraman 148, Jakarta Timur, 13150
  • Phone +62 812-8354-8940
  • Email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

03.12.2018

Informasi yang terdapat dalam website intronesia.com ini adalah untuk tujuan umum saja. Informasi ini disediakan dan atau disajikan oleh intronesia.com dan intronesia.com senantiasa berusaha untuk menjaga informasi yang aktual dan benar.

intronesia.com tidak membuat pernyataan atau jaminan apapun, tersurat maupun tersirat, tentang akurasi kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan ke situs web atau informasi, produk, jasa, atau gambar terkait yang terdapat pada website ini untuk tujuan apapun. Setiap ketergantungan yang anda tempatkan pada informasi tersebut adalah risiko anda sendiri.

Dalam hal apapun intronesia.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan termasuk tanpa batasan, kerugian tidak langsung atau kerusakan apapun yang timbul dari hilangnya data atau keuntungan yang timbul dari penggunaan website ini.

intronesia.com berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh penguna dan segala isi yang diunggah oleh pengguna seluruhnya menjadi tanggungjawab pengguna. 

Melalui website ini anda dapat me-link ke situs-situs lain yang tidak di bawah kendali intronesia.com. Kami tidak memiliki kontrol atas isi, sifat dan ketersediaan situs-situs tersebut.

Setiap upaya dilakukan untuk menjaga situs web dan berjalan lancar. Namun, intronesia.com tidak bertanggung jawab atas website yang sementara tidak tersedia karena masalah teknis di luar kendali kami.

03.12.2018

Untuk pemasangan banner di intronesia.com silahkan isi form di bawah ini


Form Iklan Intronesia

Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
Invalid Input
03.12.2018

intronesia.com adalah ruang informasi untuk semua, menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif bagi kehidupan, membantu memahami diri sendiri dan indonesia, menghormati dan menghargai sesama.

Mencintai Indonesia bukanlah kesalahan, cinta indonesia adalah rasa yang seharusnya ada dalam hati kita. Apapun kondisinya, mari Cintailah Indonesia Dengan Caramu.



03.12.2018

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

  1. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita

  1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
  2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.
  3. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:
    1. Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
    2. Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
    3. Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
    4. Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
  4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

  1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
  2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
  3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
    1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
    2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
    3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
  5. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
  6. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
  7. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
  8. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

  1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
  3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
  4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
    1. Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
    2. Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
    3. Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
  5. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp 500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

5. Pencabutan Berita

  1. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
  3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

6. Iklan

  1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
  2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan 'advertorial', 'iklan', 'ads', 'sponsored', atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

7. Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

8. Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

9. Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

 

Jakarta, 3 Februari 2012

(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).

 

 

03.12.2018

Sesuai namanya, Taman Ujung Karangasem yang sering disebut juga sebagai Taman Sukasada itu berada di paling ujung wilayah Karangasem, tepat di tepi pantai timur Pulau Bali. Tempat ini menjadi salah satu wisata andalan di wilayah timur Pulau Dewata.

Taman Ujung merupakan tempat peristirahatan Raja Karangasem yang dibangun pada 1909 dan selesai tahun 1921. Taman itu dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama van Den Hentz dan seorang China bernama Loto Ang. Rancang bangun taman juga melibatkan Undagi (arsitek adat Bali).

Rancang bangun tersebut menghasilkan bangunan istana perpaduan Bali dan Eropa yang sangat cantik dengan kolam-kolam tertata apik. Tak heran jika lokasi ini menjadi spot favorit berfoto, terutama bagi pasangan yang ingin mengambil foto pre-wedding. Bahkan, lokasi ini lebih dikenal sebagai tempat pre-weeding daripada sebagai destinasi wisata di Bali.

Taman Ujung terletak di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali. Pada masa Belanda dulu, taman ini dijuluki sebagai Istana Air. Sebagian taman ini memang berupa kolam air.

Terdapat tiga kolam besar di taman ini. Dua kolam di sisi utara dan satu kolam di sisi selatan. Di tengah kolam selatan berdiri sebuah Balai Bengong tanpa dinding yang ditopang oleh tiang-tiang beton. Di sinilah Raja Karangasem sering menjamu tamu kerajaan.

Kolam di bagian utara ukurannya lebih besar daripada kolam di bagian selatan. Di tengah kolam bagian utara ini terdapat sebuah jembatan penyeberangan menuju sebuah bangunan yang terletak di tengah kolam. Bangunan tersebut dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan raja. Masyarakat menyebut bangunan itu dengan nama “Istana Gantung” karena bangunannya yang terlihat seperti menggantung.

Pada 1963, Taman Ujung pernah mengalami kerusakan parah akibat letusan Gunung Agung. Taman tempat peristirahatan raja tersebut baru diperbaiki kembali tahun 2000 oleh pemerintah daerah dan Puri Karangasem.

---

Sumber: https://1001indonesia.net/taman-ujung-karangasem-keindahan-arsitektur-di-bali-timur

21.05.2019

Sambiloto (Andrographis paniculata) sering digunakan sebagai obat tradisional di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Tanaman yang dijuluki si “raja pahit” itu memiliki banyak khasiat, di antaranya mengobati penyakit malaria dan memiliki efek antikanker.

Sambiloto memiliki kandungan flavonid dan lakton aktif yang memiliki peranan penting dalam pengobatan. Komponen utama lakton adalah andrographolide. Kandungan tersebut merupakan zat aktif utama yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh (immunodulatory activity) serta mencegah sekaligus menyembuhkan penyakit malaria.

Zat pahit dalam andrographolide mampu memengaruhi metabolisme tubuh yang menyebabkan kadar gula normal. Zat tersebut juga berperan sebagai penawar racun.

Penelitian-penelitian ilmiah juga menunjukkan terna tegak itu berpotensi untuk secara aktif menekan pertumbuhan sel kanker (efek antikanker). Sambiloto terbukti menghambat penggandaan dan menginduksi kematian sel kanker payudara, hati, serviks, lambung, dan kolorektal.

Menurut Wening Sari, potensi sambiloto sebagai obat antikanker sangat menjanjikan. Namun, untuk membuat sambiloto sampai menjadi obat kanker yang bisa digunakan untuk terapi, masih dibutuhkan banyak penelitian lanjutan.

Sebagai informasi, tanaman yang diduga berasal dari Asia tropika itu tumbuh di negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan, seperti Sri Lanka, India, Malaysia, dan Indonesia. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di pekarangan rumah dengan tinggi bisa mencapai 90 sentimeter.

Selain mengobati penyakit malaria dan memiliki efek antikanker, tanaman ini juga memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit lain, seperti batuk, pilek, demam, kolesterol tinggi, diare, nyeri perut, asam urat, sakit kuning, kolera, leptospirosis, dan rabies.

Dengan kandungan andrografin, androfolit (zat pahit), dan panikulin yang merupakan antibiotika alami, sambiloto bahkan dipercaya memiliki khasiat antipenuaan. Ketiga zat tersebut dapat mengurangi risiko penuaan kulit serta menjaga fungsi organ tubuh dari efek radikal bebas. Ekstrak daunnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi yang menurunkan kualitas organ dalam, termasuk jaringan kulit.

---

Sumber: 1001indonesia

06.02.2019

loading...

  • Ingin berjuang dan merubah negeri ini? Pilih sendiri medan perjuangan kamu...!!

 

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018-2020 intronesia.com