Anda berada disini:Beranda/Sumatera/Kepulauan Bangka Belitung/Dambus, Alat Musik Petik Khas Bangka Belitung

Dambus, Alat Musik Petik Khas Bangka Belitung

22.02.2019
Dambus, Alat Musik Petik Khas Bangka Belitung (Foto: Kompas/Priyombodo)

Dambus adalah alat musik petik khas Kepulauan Bangka Belitung. Alat musik tradisional ini sampai sekarang masih dimainkan. Bentuknya yang mengambil inspirasi dari kepala rusa mencerminkan kedekatan masyarakat Babel dengan alam sekitar. Bentuk ini pula yang menegaskan bahwa alat musik ini merupakan karya asli masyarakat Bangka Belitung.

Ada sebagian sumber yang menyebut, lahirnya alat musik tradisional ini karena pengaruh dari alat musik Timur Tengah bernama oud gambus atau yang populer disebut gitar gambus. Sebagian sumber lain menyebut, dambus sesungguhnya merupakan produk budaya asli masyarakat Babel.

Sebuah buku tua berjudul Schilderungen aus Hollandisch-Ostinden terbitan tahun 1852 menyebutkan bahwa di rumah tradisional orang Bangka biasanya terdapat alat musik senar yang digantungkan di beranda. Franz Epp, seorang peneliti dari Jerman yang menulis buku tersebut, menemukan fakta itu ketika ia berkunjung ke rumah-rumah tradisional Bangka pada 1830-an untuk melakukan penelitian.

Franz mendeskripsikan alat musik tersebut terbuat dari kayu keras tapi ringan. Di bagian perut alat musik itu terdapat lubang yang ditutup dengan kulit monyet. Apa yang dilihat oleh Franz itu kemungkinan adalah alat musik yang sekarang disebut dambus.

Bisa dimengerti jika penamaan dambus terpengaruh dari alat musik Arab dengan iramanya yang disebut gambus. Namun, bentuk fisik dan cara memainkan alat musik petik khas Babel ini rasanya tidak menyerap unsur-unsur gambus. Jadi, hanya namanya saja yang diserap.

Beberapa sumber menyebut gitar khas Bangka ini dulu bernama alat musik petik senar. Ketika masuk Islam, diseraplah nama gambus menjadi dambus. Selebihnya, dambus sangat khas Bangka. Hal ini tampak jelas dari bentuknya yang merepresentasikan satwa rusa atau kijang.

Rusa atau kijang merupakan hewan penting dalam kehidupan masyarakat Bangka. Hal itu tampak dalam tradisi Nganggung. Pada tradisi itu, daging rusa atau kijang merupakan makanan yang paling istimewa.

Nganggung adalah tradisi membawa makanan di dulang (nampan) untuk disantap bersama di surau atau masjid. Biasanya, tradisi makan bersama ini diadakan saat hari besar agama Islam, saat ada pesta adat, maupun untuk menyambut tamu-tamu penting.

Untuk menangkap rusa atau kijang, diperlukan ritual khusus. Sebelum berburu, kelompok pemburu (belapun atau berasuk) harus meminta dulu izin kepada dukun hutan. Pembagian rusa atau kijang hasil buruan pun harus dilakukan secara adil dan merata, tidak boleh ada satu pun yang terlewat.

Bentuk kijang atau rusa juga berkaitan dengan harapan. Orang-orang di zaman dulu susah menangkap hewan ini karena gerakannya sangat cekatan. Kepala rusa kemudian diambil sebagai bentuk dambus dengan harapan agar anak-cucunya cekatan saat mereka memainkan alat musik ini.

Kecekatan tangan dalam memainkan dambus memang amat penting karena alat musik ini tidak memiliki petak nada layaknya gitar. Karena itu, tingkat kesulitan memainkannya sangat tinggi. Pemain hanya mengandalkan rasa. Itu sebabnya, jam terbang tinggi dibutuhkan agar makin piawai dalam memetik dawai dambus.

Bentuk dambus yang merepresentasikan kepala rusa atau kijang tersebut juga menegaskan bahwa alat musik ini khas Bangka. Sebab, dalam Islam, bentuk alat musik tidak boleh menampakkan sesuatu karena akan menyerupai berhala.

Bagi masyarakat Bangka, dambus juga tak sekadar alat musik, tapi memiliki nilai tinggi. Pembuatannya tak sembarang, harus melalui proses ritual. Bahan yang digunakannya pun mengikuti aturan tertentu.

Dahulu, untuk membuat kayu pemutar kunci nadanya, masing-masing bahannya berasal dari enam jenis kayu berbeda, yang diambil dari enam hutan yang berbeda pula. Hutan-hutan tersebut masing-masing dipisahkan oleh sungai kecil. Sementara pemetiknya menggunakan gigi harimau.

Biasanya alat musik ini diberi jimat agar suara yang keluar dari dambus membuat rindu atau menjerat hati pendengarnya. Caranya dengan mengasapi dambus menggunakan kemenyan, lalu diberi mantra.

Begitu juga dengan para pemain dambus. Ada sejumlah ritual, bentuknya bisa berbeda-beda. Hal itu dilakukan oleh para pemain dambus agar penonton atau pendengar terpikat alunan dambus yang mereka mainkan sehingga mereka akan selalu rindu untuk mendengar kembali alunan musik ini.

Seiring perkembangan zaman, kemat dan ritual-ritual semacam itu sudah banyak ditinggalkan. Begitu juga dengan material dambus berupa enam jenis kayu dari enam hutan berbeda.

Saat ini, dambus umumnya terbuat dari kayu nangka, kayu ludai, kayu pulai, dan lain sebagainya. Di Belitung, dambus yang disebut juga gambus, sebagian bahkan dibuat dari kayu-kayu limbah atau kayu-kayu sisa.

Dambus umumnya dimainkan sebagai hiburan, misalnya pada upacara ngembaruk atau panen padi pertama saat bulan purnama. Selain ditampilkan secara tunggal, dambus juga ditampilkan bersama alat musik lain berupa gendang induk, gendang anak, tawak-tawak, dan gong, juga bersama tarian yang disebut dincak dambus.

Sebelum Islam masuk Bangka di abad ke-16, dambus diyakini menjadi sarana hiburan dan pergaulan muda mudi. Namun setelah Islam masuk, selain berfungsi sebagai hiburan dan sarana pergaulan muda-mudi, dambus juga digunakan untuk syiar agama. Petuah, ajaran, larangan, dan nasihat diselipkan dalam syair lagu yang berbentuk pantun yang dinyanyikan oleh pemain dambus.

Salah satu syair lagu dambus yang sangat dikenal setelah era masuknya Islam adalah “Abu Samah”. Sebelum Islam masuk, ada “Aliun”, “Hantu Berayun”, dan “Ancok Ati”. Syair-syair lawas itu sampai sekarang masih dimainkan.

Sampai akhir tahun 1990-an, musik tradisional ini masih populer. Dambus dimainkan di panggung-panggung hajatan yang berhubungan dengan upacara daur hidup, seperti cukur rambut, sunatan hingga perkawinan, juga di acara seperti taber (ruwatan) kampung dan sedekah rumah. Tak jarang, pemain dambus bahkan menjadi idola masyarakat.

Seperti nasib kesenian tradisional di Tanah Air lainnya, seiring perkembangan zaman, tak banyak lagi yang tertarik menekuni dambus. Saat ini, pemain dambus umumnya adalah orang-orang tua yang usianya sudah di atas 50-an tahun.

Di berbagai panggung perhelatan, posisi alat musik tradisional ini semakin tergeser oleh organ tunggal, yang dinilai jauh lebih menarik dan kekinian ketimbang dambus.

Dengan kondisi seperti itu, upaya pewarisan alat musik tradisional ini kepada generasi muda menghadapi tantangan besar. Padahal, sejak tahun 2003, dambus sebenarnya telah tercatat sebagai warisan budaya tak benda Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Beruntung, di tengah berbagai persoalan lambatnya regenerasi karena labelnya yang dianggap kuno dan tidak modern, sejumlah terobosan terus dilakukan meski hanya oleh segelintir orang.

Kini, gitar khas Kepulauan Bangka Belitung ini dipertunjukkan dalam kemasan yang lebih modern. Alat musik tradisional ini digabungkan dengan alat-alat musik lain, seperti kibor, biola, dan gitar. Selain itu, dibuat komposisi musik baru dengan tetap memosisikan dambus sebagai instrumen utama. Sambutannya cukup positif.

---

Sumber: https://arsip-interaktif.kompas.id/musik_dambus

Share Content

 
Rating Konten
(0 pengunjung)
Kategori Menu
Label Konten

Merdeka adalah hak setiap individu. Merdekalah...

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

34 komentar

  • off white clothing
    22.08.2019
    Thank you so much for providing individuals with remarkably terrific opportunity to check tips from this website. It is usually very useful and as well , stuffed with a good time for me and my office mates to search the blog no less than 3 times per week to read through the new issues you have got. Not to mention, I am just certainly fascinated with your mind-boggling solutions you give. Some two tips in this post are honestly the best we have had.
  • off white jordan 1
    22.08.2019
    I together with my friends were reading the great points on the blog and so the sudden got a horrible feeling I never thanked the web site owner for those tips. These young boys appeared to be totally passionate to study them and already have pretty much been having fun with those things. Appreciate your genuinely quite considerate as well as for making a decision on this sort of outstanding issues most people are really wanting to learn about. My very own sincere apologies for not saying thanks to you sooner.
  • michael kors outlet
    michael kors outlet
    21.08.2019
    I enjoy you because of all your effort on this blog. Kate delights in setting aside time for research and it's easy to see why. A lot of people learn all of the compelling method you present very important strategies by means of the web blog and as well as inspire contribution from some others on this concept plus my girl is without a doubt learning a whole lot. Enjoy the remaining portion of the new year. You're the one doing a fabulous job.
  • nike huarache
    21.08.2019
    I would like to express appreciation to this writer just for bailing me out of such a challenge. Just after researching throughout the internet and obtaining ways that were not productive, I assumed my life was gone. Being alive without the presence of solutions to the issues you've resolved all through this review is a serious case, and the kind which might have negatively affected my career if I hadn't discovered your web page. Your own mastery and kindness in controlling a lot of stuff was excellent. I am not sure what I would have done if I had not discovered such a point like this. It's possible to at this time relish my future. Thanks very much for the skilled and result oriented guide. I won't hesitate to suggest your site to any person who needs assistance on this situation.
  • moncler jackets
    21.08.2019
    I'm just commenting to let you be aware of what a useful encounter my wife's girl had viewing your blog. She discovered numerous things, most notably what it's like to have an awesome helping mood to make a number of people really easily fully understand certain grueling subject matter. You undoubtedly exceeded her expectations. I appreciate you for delivering these insightful, healthy, edifying as well as fun guidance on this topic to Evelyn.
  • michael kors outlet
    20.08.2019
    I definitely wanted to write down a remark to say thanks to you for these fabulous guidelines you are showing on this site. My long internet look up has finally been rewarded with beneficial knowledge to exchange with my guests. I would express that we site visitors actually are unequivocally endowed to live in a magnificent website with very many outstanding professionals with good solutions. I feel pretty grateful to have encountered your webpage and look forward to really more amazing minutes reading here. Thanks once again for everything.
  • I not to mention my guys were viewing the good tips and tricks found on your web blog and at once came up with an awful suspicion I never expressed respect to the website owner for them. Most of the young boys came excited to study all of them and have honestly been using these things. I appreciate you for actually being very helpful as well as for getting varieties of incredible guides most people are really wanting to learn about. Our own sincere apologies for not saying thanks to sooner.
  • Yeezys
    20.08.2019
  • kd 11
    20.08.2019
    I and also my guys appeared to be reviewing the excellent points located on your web blog then all of the sudden I got a terrible suspicion I had not expressed respect to the website owner for those strategies. These boys became stimulated to read all of them and have now definitely been tapping into them. Thank you for turning out to be well kind and also for figuring out variety of really good things most people are really wanting to be informed on. My honest apologies for not saying thanks to you earlier.
  • cheap jordans
    19.08.2019
    I actually wanted to jot down a note in order to appreciate you for those splendid tips and hints you are placing on this site. My prolonged internet research has now been compensated with reputable ideas to go over with my family. I would repeat that most of us website visitors actually are really lucky to dwell in a good website with many special individuals with beneficial hints. I feel truly grateful to have encountered your web site and look forward to some more enjoyable times reading here. Thanks a lot once more for everything.

Berikan komentar

Pastikan anda memasukkan semua informasi wajib, yang bertanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.

loading...

  • Orang yang tidak mampu melihat kekurangannya sendiri, sulit bisa melihat kelebihan-kelebihan orang lain

IntroNesia menempatkan informasi dengan proporsional untuk membawa dampak positif, membantu memahami diri untuk menghormati dan menghargai sesama.

Redaksi

  • info@intronesia.com

© 2018 intronesia.com